DANIEL PANE

SELAMAT DATANG DAN MENIKMATI YANG TELAH DISAJIKAN

Sabtu, 03 Juni 2017

Bahan Khotbah/ Jamita Pentakosta, Minggu 04 Juni 2017; Kisah Para Rasul/ Ul. Apostel 2: 1 - 21



BAHAN KHOTBAH
MINGGU PENTAKOSTA
Minggu, 04 Juni 2017
Ev.: Kisah Para Rasul 2: 1 – 21; Ep.: Mazmur 104: 24 – 34, 35b; Hukum Taurat

HENDAKLAH HIDUPMU DIPENUHI OLEH ROH KUDUS!
Oleh: Pdt. Daniel Bonardo Pane, S.Th.

Pendahuluan
            Selamat hari Pentakosta bagi kita sekalian. Pentakosta telah dirayakan oleh bangsa Israel jauh sebelum turunnya Roh Kudus seperti yang kita rayakan hari ini. Pentakosta dalam tradisi Yahudi sebelum Kristus disebut dengan istilah Shavuot, yang merupakan suatu peringatan Allah memberikan “Kesepuluh Hukum Taurat” kepada bangsa Israel. Perayaan Shavuot  ini juga diperingati bergandengan dengan perayaan musim panen selama tujuh minggu. Itu sebabnya Pentakosta atau Shavuot sering diartikan sebagai hari perayaan panen (gotilon), dan pada perayaan itu, seluruh orang Yahudi dari berbagai daerah (Yahudi Diaspora), atau yang tinggal di Israel datang ke Bait Suci diYerusalem untuk merayakan perayaan ini sekalian membawakan korban 2 roti yang terbuat dari gandum yang dipanen.
            Pada saat perayaan inilah, suatu peristiwa yang sangat luar biasa terjadi dan tidak pernah terjadi pada perayaan – perayaan sebelumnya. Apa yang terjadi? Mari kita memasuki penjelasan nas.

Penjelasan Nas
            Sebelum Yesus naik ke sorga, Dia memerintahkan para muridnya agar tidak meninggalkan Yerusalem sambil menantikan pemenuhan janji Bapa, yaitu pemberian Roh Kudus (Kis. 1: 4 – 5; bdk. Yohanes 14: 15 – 31). Para murid melakukan seperti apa yang Yesus perintahkan. Para murid berkumpul di suatu tempat kemudian terpilihlah Matias sebagai pengganti Yudas Iskariot yang telah mati bunuh diri (lihat Matius 27: 3 – 8). Para murid berkumpul bersama, dan berdoa bersama sambil menantikan pemenuhan janji Bapa seperti yang telah disampaikan oleh Yesus Kristus, yaitu pemberian Roh Kudus.
            Tepat di perayaan Pentakosta (shavuot), seperti biasa para murid duduk bersama dan berdoa di suatu tempat yang tidak jauh tempatnya dari Bait suci Yerusalem, tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seprti tiupan angin keras yang memenuhi rumah, tempat para murid dan orang percaya berkumpul dan berdoa bersama. Tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api bertebaran dan hinggap kepada mereka. Sehingga para murid dan orang percaya di tempat itu mulai berkata-kata dalam bahasa lain, seperti yang diberikan Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya (Kis. 2: 1 – 4).  Setelah mereka telah dipenuhi oleh Roh Kudus, mereka berani dan keluar dari rumah tempat mereka berkumpul dan mereka memulai bersaksi dan mengajar kepada orang Yahudi yang ada di Bait Suci Yerusalem. Seperti penjelasan pendahuluan di atas, pada perayaan Pentakosta (shavuot), orang Yahudi dari berbagai daerah dan bahasa datang berkumpul di Yerusalem. Ada yang datang dari Partia, Media, Elam, Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, Pontus, Asia, Frigia, Pamfilia, Mesir, Libia, Roma, Kreta, dan Arab (ay. 5 – 11).
            Mereka yang berbagai bahasa dapat mengerti apa yang dikatakan oleh para murid dan orang percaya yang telah dipenuhi oleh Roh Kudus. Para pendatang sangat mengerti apa yang dikatakan oleh para murid dalam bahasa yang sering mereka pakai di daerah perantauan mereka. Hal ini membuat orang banyak yang mendengarkan kesaksian dan pengajaran para murid tercengang, sambil termangu-mangu, “apakah aritnya ini?”. Pertanyaan oleh orang-orang yang datang dan mendengarkan kesaksian dan pengajaran merupakan suatu hal yang pertama sekali mereka alami atau sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Beberapa orang yang tidak memahami hal ini menyindir bahwa para murid dan orang percaya itu sedang mabuk oleh anggur manis (ay. 12 – 13).
            Petrus, sosok yang adalah seorang penakut, dan yang tidak berpendidikan yang mana ia hanyalah seorang nelayan sebelum dipanggil oleh Yesus menjadi muridnya, kini tampil dengan penuh keberanian dan kecakapan untuk menatahkan sindiran oleh orang-orang yang tidak memahami karya Roh Kudus. Peristiwa itu terjadi pada pukul 09.00 pagi, dan pada waktu itu anggur untuk diminum belum ada. Petrus dengan keberaniannya memberitakan mengenai nubuat nabi Yoel akan janji Allah untuk mencurahkan Roh Kudus (bdk. Yoel 2: 28 -32). Pencurahan Roh Kudus pada nubuatan Yoel merupakan suatu bentuk pembaharuan yang Allah lakukan kepada setiap orang yang menerima Roh Kudus. Pembaharuan ini merupakan kehidupan baru. Kehidupan baru yang mengarahkan pandangan kita kepada keselamatan (ay. 14 – 21). Dengan Roh Kudus, maka setiap yang telah menerimanya memiliki kuasa mengadakan mujizat, dan mampu melakukan berbagai karunia-karunia yang luar biasa (bdk. 1 Korintus 12: 1 – 11), dengan berbagai karunia itu akan mendatangkan buah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembuatan, penguasaan diri (Galatia 5: 22 – 23).
            Apabila kita melanjutkan ke ayat 22 – 41, maka kita akan melihat bagaimana khotbah Petrus dengan keberaniannya dan ketegasannya menyentuh hati setiap orang yang mendengarkannya. Khotbah Petrus tidaklah merupakan suatu ancaman yang harus ditakutkan, tetapi khotbah Petrus adalah pemberitaan untuk keselamatan yang telah Allah lakukan di dalam Yesus Kristus yang telah naik ke Sorga dan mendapat kemuliaan dari Allah Bapa. Dengan khotbah tersebut, maka orang yang mendengarkannya tersentuh untuk mendapatkan keselamatan itu. Sehingga Petrus memberitakan berita pertobatan dan pada ketika itu ada tiga ribu orang yang menjadi percaya dan dibaptiskan.
Refleksi Teologis
            Dengan penjelasan di atas, ada beberapa nilai atau makna hidup dalam Roh Kudus yang ingin saya sampaikan, yaitu:
  • Ajaran mengenai Roh Kudus. Pada ajaran Roh Kudus ini, kita jangan terjebak dengan berbagai ajaran gerejawi atau dogma gereja, akan tetapi ajaran ini harus berdasarkan Kitab Suci, yaitu Alkitab (back to Bible not to Chruch dogmatic or Church tradition). Roh Kudus tidaklah menggantikan suatu posisi ke-Allahan dengan mengucapkan Roh Kudus adalah Allah. Roh Kudus merupakan Roh yang dari Allah, Roh milik Allah (spirit of God/ Ibrani yn"├»doa] x:Wr± (ruakh Adonay)  Yunani: pneuma tou Qeou (pneuma tou Theou)). Segala suatu yang berasal dari Allah, maka Ia akan melakukan kehendak Allah. Roh Kudus memiliki hakekat ke-Allah-an karena Ia berasal dari Allah. Kita harus memiliki 1 kosep mengenai Allah, yaitu monotheis (hanya satu Allah saja, dalam konteks ke-Kristenan, Allah kita adalah Yahweh (batak: Jahowa). Dengan demikian, Roh Kudus merupakan Roh yang Allah berikan, yang merupakan milik Allah sendiri. Ia kudus karena Allah adalah kudus. Dengan memahami konsep demikian, maka Roh Kudus akan melakukan segala kehendak Allah. Yesus Kritus mengatakan: “jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa (dalam hal ini Yahweh/ Jahowa) dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran” (Yoh. 14: 15). Selanjutnya Yesus berkata: Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa (Jahowa) dalam nama-Ku (Yesus), Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu (Yoh. 14: 25 – 26)
  • Ada beberapa Gereja yang beranggapan bahwa di Gereja ini ada Roh Kudus, sedangkan di Gereja yang lain tidak ada Roh Kudus, karena Gereja tersebut memiliki pemakaian bahasa roh (glossolalia). Dimanakah Roh Kudus berada saat ini? Pada masa kini, bentuk atau rupa Roh Kudus tidaklah sama seperti yang dialami oleh para murid pada Kekristenan mula-mula. Roh Kudus membuat kita mengerti apa yang kita bicarakan dan orang yang mendengarkannya pun mengerti, walaupun memiliki perbedaan bahasa, tradisi atau situasi kehidupan. Dengan demikian, suatu Gereja dengan pemakaian Glossolalia apakah itu peran Roh Kudus? Itulah yang telah dijelaskan, Roh Kudus membuat manusia yang berkata dan yang mendengarkan sama-sama mengerti. Roh Kudus tidak pernah menjebak manusia untuk melakukan apa yang dikehendaki oleh orang-orang yang merasa dirinya mampu berbahasa Roh dan tidak dimengerti si pendengar.
  • Roh Kudus mampu memperbaharui sikap atau sifat seseorang yang dihinggapi. Setiap yang telah dihinggapi atau dipenuhi oleh Roh Kudus maka dia akan:
    • Setia dan teguh dalam iman. Walaupun berbagai penderitaan atau pergumulan hidup sering menerpa hidupnya, ia akan setia dan tidak pernah menyerah di dalam imannya.
    • Berani memberitakan kebenaran mengenai Injil Kristus dan berita Pertobatan, walaupun ia akan mengalami hinaan atau bahkan ancaman untuk dibunuh oleh orang-orang yang menolak keselamatan itu.
    • Terampil berucap dan bertindak. Tidak akan ada kesombongan, atau sikap sok di dalam dirinya. Bahkan dia akan menjadi teladan yang baik yang akan membawa pengaruh yang baik juga bagi orang lain.
    • Ketika seseorang telah dipenuhi oleh Roh Kudus, maka ia akan melakukan kehendak Allah. Roh Kudus akan mengajar, menghibur, dan meneguhkan orang yang telah menerimanya bagaimana melakukan kehendak Allah untuk kita lakukan.
    • Hidupnya akan terus menerus menghasilkan buah Roh seperti yang terdapat di dalam Galatia 5: 22 – 23.
  • Roh Kudus ada di mana-mana, namun tidak semuanya dapat menerima Roh Kudus atau mengenal Roh Kudus. Sering sekali roh dunia menghalangi kita mengenal dan menerima Roh Kudus. Oleh karena itu, mari kita semakin mengenal dan menerima Roh Kudus dengan menanggalkan segala perbuatan jahat atau perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah.
  • Gereja pada saat ini harus memiliki kepekaan untuk membedakan roh yang terdapat pada dirinya, apakah di dalamnya roh dunia, atau Roh Kudus? Setiap Gereja harus siap dipimpin atau diarahkan oleh Roh Kudus, tanpa adanya Roh Kudus dalam Gereja, berarti itu bukanlah Gereja tetapi hanya sekedar persekutuan bersifat duniawi dan akan melakukan keinginan duniawi yang akan membuahkan perselisihan, perpecahan, bahkan pertikaian. Kiranya Roh Kudus selalu mengalir dan memenuhi setiap Gereja yang ada di dunia ini sehingga hari demi hari Gereja akan bertumbuh dan bertumbuh membuahkan keberanian, kebaikan, kasih, dan memberitakan berita Keselamatan sampai selamanya. Amin.
Dituliskan oleh: Pdt. Daniel Bonardo Pane, S.Th.

Selasa, 23 Mei 2017

Bahan Jamita/ Khotbah Hananaek - Kenaikan Tuhan Yesus Kristus, Ulaon ni Apostel/ Kisah Para Rasul 1: 1 - 11



BAHAN JAMITA
PARNINGOTAN HANANAEK NI TUHAN JESUS
Kamis, 25 Mei 2017
Ev.: Ulaon ni Apostel 1: 1 – 11; Ep.: Psalmen 47: 1 – 10; S. Patik: 5 Musa 7: 9

BARITAHON MA BARITA HANGOLUAN TU SUDE BANGSO
oleh. Pdt. Daniel Bonardo Pane, S.Th.
Patujolo
            Sada partingkian na mansai lungun do molo jumpang tingki parsirangan ni daging dohot mudar angka na marsihaholongan, tarlumobi molo mansai tonggi jala dasip haholonganna i. jotjot do sai martading hata manang mangalehon poda sada jolma na naeng manadinghon donganna jolma, israna natoras tu ianakhonna, alai ndang na sude boi adong tingkina pasahathon hata partadinghonna.  ndang adong na boi manggabusi rohana nang pe adong sogo ni rohana mida donganna, alai ditingki dongan na sinogohonna i marujung ngolu manang marsirang di daging dohot mudar pasti do lungun dihilala nang pe ndang songon balga ni lungun halak na manghaholongi ibana. Parsirangan sibuk dohot mudar di ganup jolma ima ujung ni parsaoranna, jala ndang adong be hadomuan na. aha do hadomuanna tu turpuk jamita on? Di turpuk jamita on, ima tingki parsirangan ni Jesus tu angka siseanNa. Marsirang ma Jesus Kristus, Tuhan jala Guru i manadinghon angka siseanNa dohot angka na porsea di Ibana uju i, parsirangan mudar dohot sibuk na mambahen mansai lungun roha ni angka sisean marnida na masa i. alai adong do na mansai ringkot botoonta jala ingkon itahaposi taringot ulaonta sadari on hombar tu turpuk jamita on. Antong masuk ma hita tu hatorangan ni turpuk jamita on.

Hatorangan ni Turpuk
            Buku Ulaon ni Apostel ima na sinurathon ni si Lukas, sada dongan ni si Paulus laho mangurupi angka ulaon parbaritanaulion tu ganup ingananna. Lukas ima sahalak pangubati naung gabe porsea nang pe ndang sian halak Jahudi ibana. Disurathon si Lukas pe buku Ulaon ni Apostel on, laho paboahon jala mambaritahon tu si Teopilus, sahalak na pinarsangapan (ay. 1 bdk. Lukas 1: 3). Torop do na bisuk mangantusi ianggo si Teopilus ima martudutu tu “na hinaholongan ni Debata (yang dikasihi oleh TUHAN) ndang adong na pasti goar do si Teopilus on manang punguan ni anak ni Debata, na niasian ni Debata (ima halak na sai tongtong ringgas mambaritahon barita na uli nang pe ingkon diadopi ragam hasusaan manang hamaolon di parngoluonna, alai satia do ibana di haporseaonna i). dimulai si Lukas do suratna on ima songon udut ni baritana na parjolo i (ima evangelium si Lukas) taringot poda dohot ulaon na pinungka ni Jesus uju di portibi on Ibana.
            Disurathon si Lukas do angka panghobasion ni angka apostel dohot parbarita na uli, jala pola do disurathon si Lukas angka sitaonon ni halak na porsea na satia di haporseaonna nang pe ingkon hamagoan hosa. Dibaritahon si Lukas on do tu si Teopilus di bungku on taringot hahihinsat ni Jesus Kristus dung salpu haporsuhon na tinaonNa i jala mulak mangolu. 40 ari ma Jesus rap dohot angka na porsea i jala mambaritahon na tutu do Ibana naung hehe sian hamatean songon naung dihatahonNa hian. Ro ma tingkina, ingkon tadingkononNa portibi on dohot sude angka hagiotna. Borhat ma Ibana manadinghon angka sisean na sampulusada i (alana si Judas Iskariot nunga mate maningkot Mat. 27: 5) dohot angka na porsea jala na sai tongtong na masihol manangihon pangajarion dohot poda ni Tuhan Jesus (ay. 2 – 3). Andorang so hinsat Jesus tu Surgo, dipatihi ma angka siseanNa na so jadi meret nasida sian Jerusalem, so jolo dipaima bagabaga ni Ama i, na binege angka sisean i sian Ibana (ay. 4, patudos Luk 24: 49; Joh. 15: 26). Diboto Jesus do boha do karakter ni angka siseanNa i, ima parbiar. Molo mulak ma muse hita tu partingkian na ditangkup Jesus di Getsemane marserak do angka sisean i. gariada si Petrus, sisean na hinaholonganNa mansoadahon Jesus asa unang dohot ibana mangae songon na niae Jesus. Biar do do jumolo mangajarai angka sisean i dung ditangkup Jesus, jala biar ni roha on boi do mambahen marserak angka na porsea i. dipatikhon pe asa “so jadi meret angka sisean i” asa unang marserak do angka sisean i ala adong do ulaon na naeng udutan nasida dung manaek Jesus tu Surgo. Ulaon marbaritahon Harajaon ni Debata ndang na gabe marujung nang pe manaek Jesus manandinghon angka sisean i. ulaon marbarita Harajaon ni Debata diuduti angka sisean nang songon i angka na porsea. Alai andonrang so marbarita na uli angka sisean i, ingkon jumolo do nasida sada pandidion na badia, ndada songon na binahen ni si Johannes pandidi di aek Jordan. Pandidion na didok dison ima pandidion Tondi Parbadia (ay. 5), Tondi na so sian portibi on, jala Tondi na marhasurungan sian ragam tondi na adong di portibi on, Tondi na sian Jahowa, Ama i. ima na naeng sijaloon ni angka sisean i. Nang pe marsirang Jesus dohot angka sisean dohot angka na porsea uju i di pardagingon, alai tung na so jadi marsirang ianggo di partondion marhitehite Tondi Parbadia. Tondi Parbadia i ma na margogoihon, mangajari, mangapuli dohot maniroi angka sisean nang songon i na porsea nang pe ndang rap dohot Jesus di pardagingonna.
            Harajaon na dilapati angka sisean nang angka na porsea ima Harajaon ni portibi on (menghancurkan dan menguasai) ido umbahen disungkun taringot hajongjongon ni Harajaon i di Israel (ay. 6). Sungkunsungkun on ima sada sihabiaran na mansai bolon do di harajaon na adong hatiha i songon harajaon ni Rom na marhuaso jala na manggomgom Israel uju i. tutu do ianggo Harajao ni Debata na ingkon ro jala mangatasi saluhut harajaon na adong di portibi on, jala sude harajaon nang angka na sangap unduk do jala marsomba di jolo ni Raja na Manongtong i. alai molo disungkun andigan? Ndang na marguru tu jolma haroro ni Harajaon i, alai guru di Ama na marsuru Jesus Kristus i do, ima Jahowa Debatanta (ay. 7 patudos Mat. 24: 36 – 51). On ma na gabe pos ni roha ni angka sisean i asa sai tongtong dungo, martangiang jala marhiras ni roha (berani, kuat, teguh) laho mambaritahon barita hangoluan tu sude bangso manang marga, nang pe ingkon dibolus ragam angka na masa di parngoluan on.
Marhite pandidion Tondi Parbadia i, asa gabe sitindangi ni Jesus ma angka na porsea i di Jerusalem sahat tu saluhut bangso manang marga di ganup inganan di portibi on (ay. 8).  Ndang adong be na mambahen batas holan tusan manang holan tuson do Barita na uli, ndan pola dohot angka na asing. Haroro ni Jesus mambaritahon Harajon ni Debata ndada holan tu halak Israel alai tu sandok bangso dohot marga nang pe peristiwa Jesus na tubu sahat di na naeng naek tu Surgo masa i saluhutna di Israel. Sian purba tu pastima, utara tu dangsina; tu na mokmok dohot na marniang; tu halak na bontar, na birong dohot na huning; tu sude marga; sude bangso; sude adat  ingkon baritahonhon do barita na uli, ima manghatindanghon Jesus Kristus, Sipalua i jala manghatindanghon hangoluan na pinatupa ni Jesus Kristus hombar tu parsuruon ni AmaNa na Sangap jala Marmulia i.
Dung didok songon i (ay. 4 – 8) tarhinsat ma Ibana dipanotnoti angka sisean nang angka natorop disi. Dung i diholipi ombun i ma Ibana sian jolo ni matanasida (ay. 9). Ndang pola tubu sungkunsungkun di rohanta boha do dalanna Jesus boi hinsat tu Surgo? Unang lilu hita, hahomion ni Jahowa do patupahon saluhutna i. dipaloas Jahowa Debata do angka sisean nang angka natorop marnida hahomion i. gok hamuliaon ma masa di inganan i. mansai sonang do panghilalaan angka sisean nang natorop i marnida na masa i, sai tinuluthon nasida dope Jesus na laho i tu ginjang, jala dang diboto nasida naung jongjong di lambungnasida 2 halak parulos na marlinanglinang (ay. 10). 2 halak na marlinanglinang ima pardisurgo na laho paingothon natorop i asa borhat ma nasida mulak laho manguduti ulaon hombar tu naung dipatikhon Jesus i tu nasida (ay. 11). Dipaingot 2 pardisurgo i do nasida nang pe mansai sonang marnida hamuliaon ni Anak I, alai naeng ma mulak nasida muli tu ngolu ni portibi on alai ndang be mulak pangalaho manang parngoluannasida songon andorang so rap dope rap dohot Jesus Kristus. Molo itatolhashon sahat tu ay. 14 turpuk jamita on, tangkas ma idaonta angka ulaon ni Apostel dung mulak nasida marnida hamuliaon ni Jahowa i: ima martangiang, didatdati do martangiang sian sada ni rohanasida rap dohot angka parompuan, si Maria, ina ni Jesus rap dohot anggiNa i (ida Joh. 7: 3 – 5).
            Laos sude na adong di Ulaon ni Apostel on mambaritahon do pardalanan ni ha-Kristenon dung manaek Jesus tu Surgo sahat tu parmonding ni angka apostel hinorhon ni barita na uli na niajarhonnasida. Laos disurathon si Lukas do suratna on gabe pangajarion dohot patoguhon Teopilus nang na manjaha “nang pe songon dia parir ni sitaonon manang dokdok ni sitaonon alai tung na so jadi mambahen mintop hiras ni roha (semangat, keteguhan) angka parbarita na uli laho mambarita na uli.

Hahonaan ni Turpuk
            Parsidohot do hita laho manguduti ulaon parbarita na ulion sahat tu ngolunta sisaonari on. Adong do na ringkot idaonta mutiha sian turpuk jamita on, ima:
  • Unang marnaloja hita mambaritahon naung monang do Jesus manaluhon sorop ni dosa dohot hamatean, jala naung manaek do Ibana di bagasan hamuliaon ni Harajaon ni Jahowa ndada laho manadinghon angka na joujou di gaorNa jala manghirim di Ibana. Marsirang di pardagingon alai sai digomgomi do di bagasan Tondi Parbadia.
  • Molo dibaritahon taringot hamuliaon ni Jahowa Debatanta marhite Jesus Kristus, mansai sonang do panghilalan jala naeng ma pintor hatop hita tusi. Tarjou do hita tusi, tu inganan naung dipauli Jesus tu hita angka na porsea jala satia di Ibana (Joh. 14: 1 – 3). Alai tung na so diajari do hita angka na porsea di Ibana asa mandele, jala lari sian parngoluan siganup ari. Alai diparbagabagahon do Tondi Parbadia, asa i mangaramoti, maniroi, mangajari, mangapuli angka na porsea i asa hot jala togu di haporseaon jala tongtong manghirim parsidohot ma nian di hamuliaon i.
  • Sai tongtong ma hita marhiras ni roha mandalani ngolunta nang pe ingkon masa ragam sitonon, arsak dohot anggukangguk nang songon i las ni roha. Marhiras ni roha mandalani ulaon marbarita na uli marhite denggan mulamulaon, tubu tongtong semangat baru di ganup parngoluanta. Marbarita na uli marhitehite pambahenan na burju nang hatana pe sai na tutu, tingkos jala sintong do sude . unang ma holan tu dongan sahorong, dongan na sosok. Alai ganup naung manjanghon Jesus di ngoluna. Debata Jahowa ma mamasumasu. Amen.


           



Minggu, 21 Mei 2017

Bahan Jamita/ Khotbah Epistel, Minggu Exaudi; 1 Petrus 5: 6 - 11



BAHAN JAMITA EPISTEL
MINGGU EXAUDI
Minggu, 28 Mei 2017
Nas: 1 Petrus 5: 6 – 11

JAHOWA DO HAPOSANKU
oleh. Pdt. Daniel Bonardo Pane, S.Th.
Patujolo
            Di parngoluan on sipata ro do ragam sitaonon na mambahen sungkunsungkun haporseaonta na mandok: didia do Debata na hita puji jala na hita joujou di na songgaop sitaonon i. sian sungkunsungkun i tubu ma ganggu ni roha nang ganggu di haporseaonna taringot hadirion ni Debata di ngoluna. Na dipasombu Debata do hita punjung manaon sitonon i? songon i ma tubu sungkunsungkun di roha ni halak na mandok tung madokdokhu do sitaonon on songgop di dirina. Ingkon ma tangkas hita mangantusi, ianggo sitaonon nang parungkilon na niadopan di turpuk on ima sitaonon hinorhon ni hasatiaonna marhaporseaon di Jesus Kristus, Tuhan i, ndada ala ni ulaon na jahat na binahenna. Antong molo songon i, aha do na boi idaonta ulaon ni Debata molo songgop sitaonon i di ngolunta? Hita paihutihut ma hatorangan ni turpuk jamita on.

Hatorangan ni Turpuk
            Nunga jotjot ra hita manjaha turpuk 1 Petrus on, jala torop do hatorangan naung hita jaha taringot turpuk 1 Petrus  on. Ianggo buku 1 Petrus on ima sada buku na marisihon pangajarion dohot panogunoguion ni sahalak parbaritanauli tu halak Kristen (na porsea) di ragam angka sitaonon na songgop jala na naeng songgop muse. Ragam do pandapot ni jolma taringot ise do panurat ni turpuk 1 Petrus on. Adong na mandok si Petrus ima sisean ni Jesus Kristus do na manurathon turpuk on, marhite sian isi ni turpuk on na paingothon muse (mengingatkan) taringot angka jamita dohot pangajarion ni Jesus andorang na rap dope si Petrus dohot Jesus di portibi on. Na deba muse mandok na so si Petrus na manurat turpuk on, alana molo niida sian panurat ni turpuk on di bahasa asli (hata Gorik/ Junani) tung maol situtu do tarjalo roha anggo si Petrus na manurathon turpuk on hinorhon ni parngoluan ni si Petrus na so adong parsingkolaonna jala mardengke do na niulana. Alai tung na so jadi diambati jolma huaso dohot ulaon ni Tondi Parbadia holan marhitehite parbinotoan dohot hapistaronna be. Nang pe so adong parsingkolaon ni si Petrus, alai molo naung songgop do tu ibana Tondi Parbadia, sai diajari jala diparbisuki Tondi i do ibana manghatahon barita taringot Jesus Kristus tu sandok bangso, songon naung diulana di huta Jerusalem uju di na saor Tondi Parbadia i (bdk. Ulaon ni Apostel 2).
            Buku 1 Petrus on disurathon ma hirahira taon 64 - 65 uju kaisar Nero Claudius Caesar Augustus Germanicus (Kaisar Nero) manggomgom di harajaon Rom. Na bisuk na asing muse mandok ianggo turpuk 1 Petrus on disurathon di taon 81 – 96 uju Titus Flavius Domitianus (kaisar Domitianus) manggomgom harajaon Rom. 2 partingkian ni kaisar na manggomgom saluhut luat ginomgoman harajaon Rom, ima partingkian na mansai hansit jala dokdok niadopan ni halak Kristen nang pe ragam sitaonon na didaopi. Nero mambahen hata manang barita na so tutu maradophon halak Kristen taringot na mambakar Kota Rom hape sasingtongna Kaisar Nero do na mangulahonsa. Alai dibahen pe barita na so tutu i dalan asa adong sidalianna mambahen na hansit ngolu ni halak Kristen jala suda ma halak Kristen di harajaonna. Ndang dihalomohon si Nero haroro ni Barita na Uli taringot Jesus Kristus, disiala gabe na naeng manggulinghon harajon ni Rom do dietong rohana halak Kristen i. Molo Kaisar Domitianus sai didok do dirina dos tu debata jala dipardebatahon ibana do dirina. Jala sude jolma na adong di panggomgomionna ingkon marsomba tu ibana songon debata. Ndang olo ianggo halak Kristen uju i marsomba tu Kaisar, holan tu Jahowa Debata marhite Jesus Kristus do nasida marsomba. Ido umbahen gabe dibahen ma patik laho mamunu saluhut halak Kristen jala dipasiaksiak do ngolu ni halak Kristen di pulo Patmos. Alai halak na so olo dipasiaksiak jala ndang olo parsidohot di sitaonon i, ditadinghon nasida ma haporseaonna i asa sonang ngolu pardagingonna. Ido umbahen disurathon si Petrus buku on laho patoguhon haporseaon ni halak Kristen uju i di na mangadopi sitaonon na ro jala na naeng ro muse. Asa unang mandele halak na porsea i molo pe ingkon songon i dokdok ni sitaonon i ro.
            Turpuk Jamita on ima sada sian pangajarion ni si Petrus di na laho patoguhon haporseaon ni angka na porsea di Jesus Kristus Tuhan i. molo hita ida ay. 1 – 4 ima pangajarion ni si Petrus tu angka sintua. Sintua dison ima natuatua na pinillit angka apostel jala angka pangajari di na laho mangurupi ulaon marbarita na uli jala panghobasion marbarita na uli tu luat hapeahan ni  Barita na uli. Di ay. 5 turpuk jamita on, ima pangajarion ni si Petrus tu angka na umposo. Ise do umposo na nidokna dison? Halak na umposo dison ima halak Kristen na poso di umur nang di pamatang. Halak naposo sai dilapati do i na gogo (songon pandok ni natuatua ni halak batak: na matua pangalapan poda, naposo pangalapan gogo). Jala naposo dison ima halak na mangurupi angka sintua di na laho patupahon panghobasion marbarita na uli tarlumobi di ragam angka hamaolon na masa. Angka na umposo unduk ma di angka na tumunggane (martudutudu tu angka sintua boi do martudutudu tu angka na umtua di umur nang di pamatang). Unduk dison ima marlapatan pasangaphon jala patupahon na denggan di angka natuatua. Ala ni i naeng ma na umtua dohot na umposo adong roha na serep, ai dialo Debata do angka na ginjang roha, alai dilehon do asiasi tu angka na serep marroha (1 Petrus 5: 5 patudos tu Poda 3: 34). Halak na ginjang roha ima halak na paburnanghon dirina nang hadirionna, mamuji dirina, jala molo siginjang roha boi do i madabu tu na mardebatahon dirina, laos dirimpu do na gabe dos do huaso dohot arta manang hadirionna tu debata. Sian ulaon sisongon i ma tubu roha na mangasahon gogona, dirina, habisukhonna, artana, nang sude hadirionna. Ndang adong be roha na biar dohot unduk tu Debata.
            Ido umbahen didok di ayat 6 asa patoruhon diri tu tangan ni Debata na gogo i, asa dipatimbo di tingkina i. ay. 6 on paingothon tu hita di pangajarion ni Jesus uju di portibi on dope Ibana (ida Mateus 23: 12; Lukas 14: 11). patutoruhon diri tu tangan ni Debata marlapatan do i asa pasahathon hadirionta; sai marhaposan ma tu Debata jala haradeon di na laho marsomba. Ndang adong be jumpang di ibana roha na paburnang dirina, mamuji dirina manang mambahen artana, gogona, dohot nasa na adong di portibi on gabe parsigantunganna. Boha do hita patoruhon diri tu tangan ni Debata? Ima: unang be marhaposan jala marsigantung tu nasa na adong di portibi on, benget manaon salahut haporsuhon, dungo di na laho martangiang manang aha pe na masa dohot na naeng masa, jala tung na so jadi diparsoadahon manang ditadinghon Debata, mual ni ngolu dohot haluaonna. Dipatimbo dison marlapatan do i parsidohot taruli di Harajaon na manongtong rap dohot hamuliaon ni Debata, alai jumolo ingkon manahan ma di saluhutna di portibi on. Tontu mansai maol do i diulahon hinorhon ni sitaonon na mansai dokdok dihilala. Laos ido umbahen didok muse di ay. 7 asa maningganghon nasa na hinolsohon, ai disarihon do hita. Ay. 7 on manosoohon hita asa marhaposan jala pasahathon dirinta hita tu Debata. Unang be sai dihaposi jala marsomba tu angka gogo ni portibi dohot hagiot ni portibi on. Panarihonon ni Debata marlapatan do i di pangaramotion dohot panjagaan ni Jahowa na mangaramoti jala manjaga halak na ro tu Ibana di bagasan roha na serep. Panarihonon ni Debata ima panarihonon ni hosa, hadameon, pos ni roha, hahipason, sonang ni roha,  jala ndang hurangan di sipanganon dohot parabiton (boi patudos tu pangajarion ni Jesus taringot pangaramotion ni Debata di angka pidong na martongatonga langit na sai tongtong diparmudumudu Debata (Mateus 6: 26) lam ma hita jolma na porsea).
            Ai halak na gale do ianggo jolma ala gale do dagingna di na laho mangulahon na denggan, ima hata ni Debata. Tarlumobi di na songgop ragam sitaonon manang paraloan hinorhon ni haporseaonta, pintor hatophatop do mandiori didia gogo na umgogo na adong di portibi on. Gok ma naung apatis di haporseaonna songon na so marlapatan didok rohana haporseaonna i.  Laos ido umbahen dipaingot apostel Petrus angka huria na manjaha suratna on asa torang ma roha, jala dungo. Torang jala dungo ima sada parenta asa manat, togu, unang tertuktuk, adong paradehon bohal laho mangadopi sada siadopan. Aha do na naeng siadopan? Ima sada parporangan manang paraloan ni angka na porsea i. ise do alo ni na porsea i? ima sibolis. Digombarhon do songon babiat na marauang, mangalului sibondutonna. babiat na marauang asa mabiar do punguan ni birubiru dungi birubiru na gale ido na gabe siallangan ni babiat i. songon i nang ulaon ni sibolis na marhite angka sitaonon na dokdok jala ragam haporsuhon na mambahen hita ganggu di haporseaonta jala ditadinghon ma haporseaonna dung i hamagoan jala hamatean sisalelenglelengna do upana disi. Ingkon tangkas do diboto, na so hea do sian Debata ro angka sitaonon dohot haporsuhon, alai dipaloas Debata do masa i di angka na porsea. Ndang na so boi disalpuhon Debata sude angka sitaonon ni na porsea holan sangkidop mata, alai ndada i na gabe saut dipatupa Debata. Alai masa do i asa lam pita jala lam arga ma mutiha haporseaonta i umarga sian sere di portibi on. Tung na so hea do sibolis i so manang maradi di na laho mamboan hamagoan tu angka jolma. Alai ganup na mangulahon jala mangoloi hagiot ni sibolis, hamagoan dohot hamatean sisaleleng na do didapot.
Antong gomos ma hita mangalo sibolis i marhitehite haporseaon (ay. 9). Apostel Paulus di Efesus 6: 14 – 18 tangkas do dipajojor si Paulus taringot sinjata ni angka na porsea di na laho marporang dompak sibolis pangago i. alai na ingkon songgop do sitaonon tu halak na porsea binahen ni sibolis, asa unang malua na porsea i jala ndang taruli di hangoluasn salelengna. Alai unang ma ala ni pangalanta na so ture dohot parangenta na so denggan gabe marsitaonon hita. Uju na rap dope Jesus dohot angka siseanNa, nunga pola dilumbahon Ibana hian aha do na naeng masa tu angka sisean nang tu angka na porsea tu Ibana (ida. Johannes 15: 18 – 25). Di tonga sitaonon manang tingki na gok hasusaan di portibi on, dipauliuli, dipahot, jala dipatogu do hit asa unang olo hita talu maralohon sibolis, pangago i (ay. 10) asal ma olo hita ro tu Ibana jala togu hita di na mangoloi Ibana sian nasa roha, pingkiran, ateate. Holan marhite Jesus Kristu do hita boi margogo jala togu marhaporseaon paima ro tingkina di na parsidohot hita manghilalahon hamuliaon ni Harajaon ni Debata, alai  ingkon rade do hita manaon haporsuhon. Di Ibana (di Debata) ma hagogoon ro di salelengna, amen (ay. 11). Ay. 11 on, ima ende hamuliaon ni angka na porsea na jotjot diendehon laho paboahon hamuliaon (doxa) dohot huaso ni Debata na so boi dipatudos tu manang ise, manang aha, sadihari, didia di sandok harajaon dohot angka na gogo di portibi on. Marhite ende hamuliaon adong panghatindahon huaso dohot gogoNa ro disalelengna.

Hahonaan ni Turpuk
  1. Aha do mambahen hita marungkil manang marsitaonon. Ala ni hajahatonta do manang ala ni haporseaonta dohot pambahenanta na tingkos na gabe sisogo tu ganup jolma na so manghalomohon adong hasintongan dohot hatigoran. Turpuk jamita on, paboahon molo pe songgop ragam sitaonon ala ni haporseaonta jala ala na so olo hita mangihuthon angka dalan dohot tahi ni parjahat, jolma na martua ma hita disi ala na parsidohot do hita mian di pangondianan ni Debata Jahowa, jala ala parsidohot hita manghilalaon songon sitaonon ni angka na badia (patudos tu Mateus 5: 11 – 12).
  2. Unang ma sai mangido hita tu Debata asa malua sian ragam sitaonon manang ragam haporsuhon di portibi on. Na ingkon do i masa di ngolu ni angka na porsea nang di ruas ni huria. Ingot ma hita asa ro hita tu Debata marhitehite haserepon ni roha, jala pasahathon hadirianta on polin gabe ampuna ni Debata ai disarihon do hita. Tung na ganggu ma hita di panarihonon ni Debata di ngolunta on? Molo pe ro halisungsung manang alogo na naeng manegai haporseaonta, torang jala dungo ma hita disi. Mangido hita tu Debata asa dipargogoi ngolunta on asa boi manang aha pe na masa boi do itaadopi saluhutna (ida Filippi 4: 13).
  3. Parsatongkinan do hita mangolu di portibi on. Nang pe 100 taon hita mangadopi ragam hasusaan tung na so marlapatan do i molo naung masuk hita tu hamuliaon ni Debata di HarajaonNa i. antong, boasa ma hita sai marhaposan tu na olo salpu? Ro ma hita tu Ibana, haposi ma Ibana bona ni hangoluan sisalelengna. Hagogoonma di Ibana salelenglelengna, amen.